Bunga Desaku, Inovasi Dukcapil Kukar untuk Permudah Layanan hingga Pelosok

img

Plt Kepala Disdukcapil Kukar, Muhammad Iryanto, saat mempresentasikan inovasi BUNGA DESAKU dalam Lomba PEPES IKAN PEDA 2026 di Kantor BRIDA Kaltim. (Doc. Disdukcapil Kukar)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: BUNGA DESAKU atau Narahubung Adminduk Desa dan Kelurahan menjadi inovasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan hingga ke pelosok.

 

Melalui inovasi ini, masyarakat dapat memperoleh informasi dan pendampingan pengurusan dokumen kependudukan melalui narahubung di tingkat desa dan kelurahan tanpa harus selalu datang langsung ke kantor Disdukcapil.

 

Inovasi tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang mudah dijangkau.

 

Keberadaan narahubung di desa dan kelurahan diharapkan dapat membantu warga mendapatkan informasi mengenai dokumen kependudukan yang dibutuhkan sekaligus memfasilitasi proses pengurusannya, sehingga waktu dan biaya perjalanan dapat dihemat.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Kukar, Muhammad Iryanto, mengatakan BUNGA DESAKU menjadi salah satu inovasi yang diandalkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.

 

Menurutnya, akses pelayanan harus terbuka bagi seluruh masyarakat, termasuk warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

 

“Layanan ini terbuka bagi semua pihak sampai di tingkat desa, di pelosok sekalipun,” ujarnya saat ditemui di Tenggarong pada Kamis (15/10/2026).

 

Ia menjelaskan, pelayanan administrasi kependudukan tidak cukup hanya mengandalkan sistem daring.

 

Kondisi geografis Kukar yang luas membuat pemerintah perlu menghadirkan pendekatan pelayanan yang dapat menjangkau masyarakat dengan beragam kondisi dan keterbatasan akses.

 

Karena itu, keterlibatan narahubung di tingkat desa dan kelurahan menjadi bagian penting dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

Dengan adanya penghubung tersebut, warga diharapkan lebih mudah memperoleh informasi dan pendampingan tanpa harus menempuh perjalanan jauh hanya untuk berkonsultasi mengenai dokumen kependudukan.

 

“Cakupan kepemilikan dokumen kependudukan itu jauh melampaui harapan kalau kita hanya mengandalkan layanan online yang ada,” kata dia.

 

Pengembangan BUNGA DESAKU juga menjadi bagian dari upaya Disdukcapil Kukar menghadirkan inovasi pelayanan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Inovasi ini tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada perluasan akses layanan melalui keterlibatan perangkat desa dan kelurahan.

 

BUNGA DESAKU sebelumnya menjadi salah satu inovasi yang mewakili Kukar dalam Lomba Penjaringan Peserta Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (PEPES IKAN PEDA) kabupaten/kota se-Kalimantan Timur Tahun 2026.

 

Disdukcapil Kukar mengikuti presentasi inovasi tersebut pada Kamis (8/10/2026) di Auditorium Syahrial Setia, Kantor Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur.

 

Dalam tahapan tersebut, Disdukcapil Kukar mendapat pendampingan BRIDA Kukar, mulai dari penginputan data inovasi hingga persiapan presentasi di tingkat provinsi.

 

Selain mengikuti PEPES IKAN PEDA, ia menyampaikan BUNGA DESAKU juga telah lolos seleksi administrasi di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) untuk kategori multi-channel layanan.

 

Capaian tersebut menjadi salah satu langkah dalam memperkenalkan inovasi pelayanan administrasi kependudukan dari Kukar pada tingkat yang lebih luas.

 

Keikutsertaan dalam penilaian inovasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan BUNGA DESAKU agar semakin adaptif dan berkelanjutan.

 

Disdukcapil Kukar pun menargetkan pelayanan administrasi kependudukan dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata, termasuk mereka yang tinggal di wilayah terpencil.

 

“Kami ingin warga di pelosok pun terlayani secara maksimal. Itu target kami di tahun ini,” tutupnya. (Adv/Kriz)